Oleh: ardiansyah | Januari 6, 2011

APLIKASI NETWORK ANALISIS (FIND BEST ROUTE) VIA ARC VIEW DAN GOOGLE MAPS (Bojonggede – Cilincing)

Anda bingung menentukan jalur kearah mana anda ingin tuju untuk mencapai lokasi yang diinginkan??Lalu anda ingin mengetahui, rute mana yg terdekat untuk mencapai lokasi yang anda targetkan??..

Semua itu bisa terjawab lewat bantuan analisis jaringan (network analysis). Inilah salah satu keunggulan GIS dimana aplikasi-aplikasinya termasuk aplikasi network analisis ini banyak diterapkan dan dimanfaatkan di kehidupan sehari-hari. Penggunaan GPS navigator dalam kendaraan bermobil yang biasa digunakan pun adalah salah satu terapan aplikasi ini (network analisis). Jika ditambah dengan data-data dan informasi terkait traffic (lalu lintas), misalkan titik-titik kemacetan, persimpangan jalan, dll kedalam sistem program network analisis yg terdapat pada GPS navigator tersebut, maka secara otomatis program GPS tersebut akan menunjukkan tidak hanya rute pendek mana yang semestinya anda ambil untuk mencapai lokasi tersebut, namun rute-rute mana yg bebas dari hambatan (macet dan persimpangan) sehingga informasi rute yang diberikan mampu membawa anda ke tempat lokasi tujuan dengan cepat dan efektif.

Saya akan mencoba mensimulasikan bagaimana cara menjalankan aplikasi find best route tersebut dalam softwere GIS dam juga Google Maps. Anda akan dengan mudah mencari rute mana yang cepat untuk bisa mencapai lokasi yang dituju dari lokasi anda berada.

Softwere GIS  yang saya gunakan yakni Arc View 3.3. Untuk mencoba simulasi ini, anda harus mempunyai data jaringan jalan (*.shp) dan Arc View 3.3 (beserta ekstensi Network analysis).  Contoh simulasi, saya mencoba mencari rute terdekat (find best rute) dari Bojonggede (Kab. Bogor) ke Cilincing (Jakarta Utara).

A. LANGKAH FIND BEST RUTE VIA ARC VIEW 3.3

1. Buka Softwere Arc View 3.3

2. Aktifkan Ekstensi Netwok Analysis, File kemudian pilih Exstensions

(* checklist Network Analysis ver 1.0, lalu OK)

3.  Kemudian add data shapefile untuk jalan-nya.

(jaringan jalan (warna pink)  jakarta skala 1: 250.000)

4. Aktifkan layer/shapefile Jalan, pilih menu network analysis, kemudian pilih find best route. Kemudian Akan muncul kotak dialog Route 1, kemudian pilih icon add location (gambar bendera beserta tanda panah ke bawah). Plot untuk pertama adalah lokasi asal dan dilanjutkan dengan plot lokasi tujuan, kemudian pilih icon pipa pada kotak Route. Untuk lebih mudahnya, dapat dilihat pada gambar d bawah ini.

Maka, saya pun mendapatkan rute tercepat menuju Cilicing, dimana jarak menuju kesana adalah sekitar 48 km.

Nah, bagi anda yang tidak mempunyai softwere Arc View, anda tidak perlu kuatir untuk mencari jalan menuju lokasi yang anda inginkan. Anda cukup menggunakan aplikasi Google Maps. Dengan aplikasi ini, anda dapat dengan mudah menemukan lokasi yang anda inginkan, karena Google Maps dilengkapi oleh citra satelit resolusi tinggi-menengah (memudahkan mencari lokasi secara visual), keterangan nama jalan, bahkan jaringan jalan yang sangat lengkap.

Simulasi sebelumnya (dgn Arc View), menggunakan data jaringan jalan Indonesia skala 1:250.000 dimana skala tersebut sangat kecil, artinya banyak jaringan jalan sebenarnya terdapat di lapangan, namun tidak terdapat pada data jaringan jalan skala 1: 250.000. Akibat banyak jalan yang tidak ada, maka informasi rute yang dihasilkan pun belum akurat, dalam artian masih dimungkin-kan rute-rute yang lebih baik/efisien/cepat dari yang dihasilkan menggunakan data jaringan  jalan 1:250.000 tersebut. Nah, oleh karena itu, tingkat skala pada ata jaringan jalan sangat-lah penting, dan sebagaimana kita tahu, data jaringan jalan di google maps memiliki skala tinggi (1:5000).  Oleh karena itu, mencari rute sebaiknya memanfaatkan aplikasi Google Maps, karena lebih simpel (tidak butuh softwere tertentu) dan lebih lengkap dan akurat informasi atributnya.

B. LANGKAH FIND BEST RUTE VIA GOOGLE MAPS.

1. Buka situs Google Maps

2. Kemudian zoom wilayah lokasi yang anda tuju.

3. Klik kanan pada layer maps-nya,kemudian pilih Petunjuk arah dari sini, kemudian akan muncul kotak seperti gambar di bawah ini

4. Untuk A, adalah daerah asal, ketikan daerah asal anda pada kolom keterangan A tersebut, misalkan “Bojonggede”. Untuk B, adalah daerah tujuan, ketikkan daerah tujuan anda pada kolom keterangan B tersebut, misalkan “Cilincing”. Pastikan anda memberikan kata kunci lokasi yang tepat, sehingga server mampu mengenali lokasi yang anda maksud. Kemudian pilih Dapatkan Petunjuk Arah.

Maka anda pun mendapatkan rute tersebut beserta keterangan informasi mengenai rute tersebut dengan sangat lengkap.

Anda akan disuguhkan keterangan mengenai jalan apa saja yang anda lewati, navigasi secara tekstual, jenis rute yang dilalui (lewat tol apa tidak), jarak, bahkan estimasi waktu sampai lokasi tujuan.

Menarik bukan??

so, anda tak perlu lagi kesasar. Teknologi sudah ada di genggaman anda, tinggal anda manfaatkan saja. enjoy it.

^.^


Responses

  1. infonya menarik, seperti biasa ^_^
    sy udah uninstal arcview-nya, soalnya jarang dipake, lebih sering make arcgis.
    hmmm… perlu diinstal lagi nih kayanya, biar kapan2 nyoba ^_^

    • terima kasih mbak🙂
      wah, sayang tuh di uninstal..saya saat ini masih menggunakan arc view,walau sekarang sedang fokus mempelajari arc gis.
      untuk network analysis, fitur arc gis lebih lengkap namun cukup rumit mbak..makanya saya menggunakan arc view saja..hehe

  2. info yang menarik sekali…

    Selamat pagi Pak Ardiansyah, minta tolong dong, emailkan ke saya data jaringan jalan indonesia yang telah berformat .shp, terima kasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: