Pada kesempatan kali ini, mungkin saya tidak sedang membahas mengenai tutorial atau langkah-langkah pengoperasian softwere apapun. Karena masih dalam rangka suasana libur kuliah *lho??…, maka kali ini, saya hanya mengulas atau me-review balik mengenai satu film yang membuat saya tertarik dan mungkin penasaran setengah mati..alah… atau bagi anda-anda yang suka melakukan suatu perjalanan/ travel atau penikmat landscape, pasti anda menyukai film yang merupakan produksi dari NATIONAL GROGRAPHIC ini.

Pada hari sabtu, 29 januari 2011, saya berjalan-jalan bersama pacar saya (*sebut saja bunga) ke MargoCity, DEPOK. Bingung mw nonton film apa, tapi sang pacar memilihkan saya suatu film yang mungkin pilihannya dilandasi karena sudah bingung mw nonton apa lagi, krn semua film sudah ditonton (*bukan bermaksud sombong..hehe, tp karena kami berdua memang suka/hobi nonton..hehehe). Pada kali itu, kami menonton film berjudul The Way Back.

Yang membuat saya tertarik, ada tulisan National Geographic pada poster film tersebut. Di benak muncul pertanyaan, film dokumenter kah?wah, bakal membosankan ini…tapi karena saya pria yang mengharagai pilihan sang pacar, alah..jadi saya mencoba menikmati film tersebut.
Film ini menceritakan mengenai suatu perjalanan segerombolan pelarian penjara Gulac Siberia menuju suatu kebebasan. Awalnya mirip kisah prison break, menyetting sebuah pelarian dari penjara kemudian setelah berhasil melakukan pelarian, nah disinlah awal mula perjalanan yang sangat amat membuat saya berkesan.

Dalam film ini, yang membuat saya berkesan adalah landscape atau bentang alam yang dilaluinya. Memang, National Geographic membuat film dimana pasti menyuguhkan bentang alam bumi yang eksotis. Berikut adalah beberapa tempat yang menarik yang terdapat dalam film ini:

1. Penjara Gulac.

Ini adalah awal kisah perjalanan di mulai. Penjara Gulac, Siberia ini terdapat di Rusia, dan merupakan salah satu penjara mematikan di sana. Sebenarnya kamp-kamp Gulac tersebar di seluruh Rusia. Kebanyakan kamp-kamp Gulag ditempatkan di daerah-daerah yang sangat terpencil di timur laut Siberia (kumpulan yang paling terkenal adalah Sevvostlag ( Kamp-kamp Timur Laut) di sepanjang Sungai Kolyma dan Norillag dekat Norilsk) dan di bagian-bagian tenggara Uni Soviet, terutama di stepa-stepa Kazakhstan (Luglag, Steplag, Peschanlag). Semua ini adalah wilayah-wilayah yang luas dan tidak berpenghuni dan tidak memiliki jalan-jalan (malah, pembangunan jalan-jalan itu sendiri ditugaskan kepada para tahanan dari kamp-kamp yang mendapat tugas khusus membangun jalan-jalan kereta api) atau sumber-sumber makanan, tetapi kaya degan mineral dan sumber-sumber alam lainnya (misalnya kayu). Namun, kamp-kamp ini umumnya menyebar di seluruh Uni Soviet, termasuk di bagian-bagian Eropa dari Rusia, Belarus, dan Ukraina. Ada pula sejumlah kamp yang terletak di luar Uni Soviet, diCekoslowakia, Hongaria, Polandia, dan Mongolia, yang semuanya berada di bawah kontrol langsung Gulag.
Wilayah di sepanjang Sungai Indigirka dikenal sebagai Gulag di dalam Gulag. Pada 1926, desa Oimiakon (Оймякон) di wilayah ini mencatat rekor temperatur terendah −71.2 °C dan ditempat inilah menurut saya tempat janusz dan kawan2 ditahan.(sotoy..hehehe)
Ini beberapa foto2 yang saya dapatkan mengenai sisa-sisa penjara Gulac saat ini:

Sumber : http://planetoddity.com/stalins-gulag-prison-the-worlds-deadliest-prison-of-all-times/

Penjara Gulac resmi ditutup tahun 1953.

2. Danau Baikal
Lokasi kedua adalah Danau Baikal. Dalam kisah perjalanan tersebut, janusz dkk sejenak beristirahat beberapa hari di sekitar daerah ini untuk mengumpulkan perbekalan makanan untuk melanjutkan perjalanannya.
Danau Baikal juga dikenal sebagai ”mata biru Siberia”, terletak di selatan Siberia dekat perbatasan Rusia-Mongolia. Terkenal sebagai danau terdalam di dunia dengan kedalam maksimum 1.642 meter (5.369 ft). Danau Baikal merupakan danau besar dengan ekosistem besar di aman lebih dari 1.700 spesies flora dan fauna yang hidup; dua pertiga dari mereka hanya akan ditemukan di sini. Sepernuhnya dikelilingi oleh pegunungan terjal dan hutan lebat, danau ini memiliki usia diperkirakan 25-30 juta tahun, menjadikannya salah satu danau paling kuno dalam sejarag geologi.

3. Gurun Gobi
Gurun Gobi adalah sebuah kawasan gurun yang sangat besar di Republik Rakyat Cina dan bagian selatan Mongolia. Cekungan padang pasir Gobi dibatasi oleh Pegunungan Altai serta padang rumput Mongolia di sebelah utara, oleh dataran tinggi Tibet di sebelah barat daya , dan oleh dataran Cina Utara di sebelah tenggara. Dalam Bahasa Mongolia, kata Gobi berarti “sangat besar dan kering”. Gobi terdiri dari beberapa kawasan geografis serta ekologis yang unik, didasarkan pada perbedaan iklim dan topografi. Gurun ini merupakan yang terbesar di Asia.
Di Gurun Gobi terdapat bukit berpasir dan di gurun tersebut terdapat dataran tandus kerikil yang luas dan berbagai macam singkapan batu. Suhu mencapai 40 ° C. di musim panas, dan -40 di musim dingin. Curah hujan rata-rata kurang dari 100 mm per tahun, sedangkan beberapa daerah hanya mendapatkan hujan sekali setiap dua atau tiga tahun. Angin kencang hingga 140 km / jam membuat perjalanan berbahaya pada musim semi dan musim gugur.

Peta Gurun Gobi

The khongryn Els dunes stretch forever

Formati sand dunes di Gurun Gobi (Khongoryn Els (singing dunes) Omngobi Aimag)

Salju dapat turun di padang gurun Gobi pada awal2 September, namun jarang sekali terjadi

4. Pegunungan Himalaya

Pegunungan Himalaya adalah salah satu contoh pegunungan yang terbentuk dari proses Konvergen lempeng benua—benua (Continental—Continental). Pegunungan ini terbentuk dari konvergensi antara Lempeng India dan Lempeng Eurasia.

Pegunungan Himalaya adalah area pegunungan tertinggi dan tersulit di dunia. Dibandingkan empat belas puncak tertinggi di dunia, tidak ada yang lebih terkenal dibandingkan Gunung Everest, bahkan disetarakan dengan perjuangan luar biasa manusia melawan alam. Peta dari pegunungan Himalaya menunjukkan bahwa gunung-gunungnya terbentang melintasi enam negara yang terpisah-pisah, namun banyak puncak utama berada di perbatasan Tibet ke barat, dimana di sana akan bertemu dengan Nepal. Di sini Anda akan menemukan dua gunung yang paling terkenal, gunung Himalaya dan K2, yang terakhir dipandang jauh lebih sulit didaki. Meskipun peta pegununan Himalaya menunjukkan beberapa puncak ada di tanahChina, puncak berawan di Xinjang sebenarnya hanya beberapa ribu lebih pendek dari gunung Everest.

Bagi mereka yang mampu mendaki pendakian-pendakian pendek, ada ribuan danau tenang yang dapat ditemukan di pegunungan Himalaya, yang terbesar adalah Pangong, dan terletak di perbatasan Nepal-China. Bagaimanapun hanya sedikit jalur pendakian menuju Himalaya yang diijinkan untuk didaki. Jalur yang paling mudah (tentunya ini relatif sekali) adalah cabang-cabang dari Jalur Sutera, jalan setapak Jelep Ja dan Nathu La.

Pegunungan Himalaya

Januzs dan kawan2 yg sedang beristirahat di bebatuan bersalju himalaya

Mencoba membuat peta rute perjalannya versi saya. Inilah rutenya :


Setelah saya hitung menggunakan softwere GIS, rute versi saya ini berjarak 3.745 mil..bayangkan rute sejauh itu ditempuh dgn berjalan kaki dan dengan peralatan seadanya melewati iklim ekstrim seperti dinginnya musim dingin di wilayah utara dan panasnya gurun gobi.

Jika anda berminat mendownload rute versi saya ini, saya sediakan link download rutenya (format kml), dapat dibuka di Google Earth maupun di Global Mapper.

Download rute_kmp.rar

Yang pasti, kisah perjalanan ini mirip seperti perjalanan mengambil kitab suci, bedanya, kalo Kera Sakti dan Biksu Tong ke barat dan melawan siluman-siluman, sedangkan Janusz dkk ke selatan melewati kondisi iklim yg ekstrim.
Mungkin, anda mempunyai rute sendiri yang mungkin bisa di share di sini atau saran untuk memperbaiki rute yang saya buat, silahkan didiskusikan di sini.

🙂

*Special thanks for my hunny, karena telah merekomendasikan film yang amat sangat bagus buat aku ^ ^

Anda bingung menentukan jalur kearah mana anda ingin tuju untuk mencapai lokasi yang diinginkan??Lalu anda ingin mengetahui, rute mana yg terdekat untuk mencapai lokasi yang anda targetkan??..

Semua itu bisa terjawab lewat bantuan analisis jaringan (network analysis). Inilah salah satu keunggulan GIS dimana aplikasi-aplikasinya termasuk aplikasi network analisis ini banyak diterapkan dan dimanfaatkan di kehidupan sehari-hari. Penggunaan GPS navigator dalam kendaraan bermobil yang biasa digunakan pun adalah salah satu terapan aplikasi ini (network analisis). Jika ditambah dengan data-data dan informasi terkait traffic (lalu lintas), misalkan titik-titik kemacetan, persimpangan jalan, dll kedalam sistem program network analisis yg terdapat pada GPS navigator tersebut, maka secara otomatis program GPS tersebut akan menunjukkan tidak hanya rute pendek mana yang semestinya anda ambil untuk mencapai lokasi tersebut, namun rute-rute mana yg bebas dari hambatan (macet dan persimpangan) sehingga informasi rute yang diberikan mampu membawa anda ke tempat lokasi tujuan dengan cepat dan efektif.

Saya akan mencoba mensimulasikan bagaimana cara menjalankan aplikasi find best route tersebut dalam softwere GIS dam juga Google Maps. Anda akan dengan mudah mencari rute mana yang cepat untuk bisa mencapai lokasi yang dituju dari lokasi anda berada.

Softwere GIS  yang saya gunakan yakni Arc View 3.3. Untuk mencoba simulasi ini, anda harus mempunyai data jaringan jalan (*.shp) dan Arc View 3.3 (beserta ekstensi Network analysis).  Contoh simulasi, saya mencoba mencari rute terdekat (find best rute) dari Bojonggede (Kab. Bogor) ke Cilincing (Jakarta Utara).

A. LANGKAH FIND BEST RUTE VIA ARC VIEW 3.3

1. Buka Softwere Arc View 3.3

2. Aktifkan Ekstensi Netwok Analysis, File kemudian pilih Exstensions

(* checklist Network Analysis ver 1.0, lalu OK)

3.  Kemudian add data shapefile untuk jalan-nya.

(jaringan jalan (warna pink)  jakarta skala 1: 250.000)

4. Aktifkan layer/shapefile Jalan, pilih menu network analysis, kemudian pilih find best route. Kemudian Akan muncul kotak dialog Route 1, kemudian pilih icon add location (gambar bendera beserta tanda panah ke bawah). Plot untuk pertama adalah lokasi asal dan dilanjutkan dengan plot lokasi tujuan, kemudian pilih icon pipa pada kotak Route. Untuk lebih mudahnya, dapat dilihat pada gambar d bawah ini.

Maka, saya pun mendapatkan rute tercepat menuju Cilicing, dimana jarak menuju kesana adalah sekitar 48 km.

Nah, bagi anda yang tidak mempunyai softwere Arc View, anda tidak perlu kuatir untuk mencari jalan menuju lokasi yang anda inginkan. Anda cukup menggunakan aplikasi Google Maps. Dengan aplikasi ini, anda dapat dengan mudah menemukan lokasi yang anda inginkan, karena Google Maps dilengkapi oleh citra satelit resolusi tinggi-menengah (memudahkan mencari lokasi secara visual), keterangan nama jalan, bahkan jaringan jalan yang sangat lengkap.

Simulasi sebelumnya (dgn Arc View), menggunakan data jaringan jalan Indonesia skala 1:250.000 dimana skala tersebut sangat kecil, artinya banyak jaringan jalan sebenarnya terdapat di lapangan, namun tidak terdapat pada data jaringan jalan skala 1: 250.000. Akibat banyak jalan yang tidak ada, maka informasi rute yang dihasilkan pun belum akurat, dalam artian masih dimungkin-kan rute-rute yang lebih baik/efisien/cepat dari yang dihasilkan menggunakan data jaringan  jalan 1:250.000 tersebut. Nah, oleh karena itu, tingkat skala pada ata jaringan jalan sangat-lah penting, dan sebagaimana kita tahu, data jaringan jalan di google maps memiliki skala tinggi (1:5000).  Oleh karena itu, mencari rute sebaiknya memanfaatkan aplikasi Google Maps, karena lebih simpel (tidak butuh softwere tertentu) dan lebih lengkap dan akurat informasi atributnya.

B. LANGKAH FIND BEST RUTE VIA GOOGLE MAPS.

1. Buka situs Google Maps

2. Kemudian zoom wilayah lokasi yang anda tuju.

3. Klik kanan pada layer maps-nya,kemudian pilih Petunjuk arah dari sini, kemudian akan muncul kotak seperti gambar di bawah ini

4. Untuk A, adalah daerah asal, ketikan daerah asal anda pada kolom keterangan A tersebut, misalkan “Bojonggede”. Untuk B, adalah daerah tujuan, ketikkan daerah tujuan anda pada kolom keterangan B tersebut, misalkan “Cilincing”. Pastikan anda memberikan kata kunci lokasi yang tepat, sehingga server mampu mengenali lokasi yang anda maksud. Kemudian pilih Dapatkan Petunjuk Arah.

Maka anda pun mendapatkan rute tersebut beserta keterangan informasi mengenai rute tersebut dengan sangat lengkap.

Anda akan disuguhkan keterangan mengenai jalan apa saja yang anda lewati, navigasi secara tekstual, jenis rute yang dilalui (lewat tol apa tidak), jarak, bahkan estimasi waktu sampai lokasi tujuan.

Menarik bukan??

so, anda tak perlu lagi kesasar. Teknologi sudah ada di genggaman anda, tinggal anda manfaatkan saja. enjoy it.

^.^

Oleh: ardiansyah | Januari 1, 2011

DOWNLOAD FREE CITRA RESOLUSI TINGGI GOOGLE EARTH

Keberadaan softwere google earth tentunya sangat bermanfaat sekali, terutama dalam membantu mengenali suatu lokasi dengan sangat mudah, karena Google earth tersusun dari citra-citra resolusi tinggi (seperti quickbird, ikonos, geo-eye, dll), dan resolusi menengah (landsat, aster, spot,dll).

Pada postingan sebelumnya, saya sudah menjabarkan mengenai cara melakukan mapping dengan menggunakan softwere Google earth. Pada postingan ini, saya akan menyajikan bagaimana cara mendownload citra-citra resolusi tinggi yang terdapat pada softwere Google Earth secara free.

Seperti kita ketahui, citra-citra resolusi tinggi seperti Quickbird cukup mahal. (Rp. 170 ribu rupiah saja untuk setiap kilometer persegi). Bagi anda yang keberatan dengan harga tersebut, maka ada alternative secara gratis untuk mendapatkan citra resolusi tinggi tersebut. Dengan menggunakan softwere Google Satelitte Maps Downloader, anda dapat mengunduhkan citra-citra yang terdapat dalam Google Earth. Tapi saya tekankan di sini, hanya citra-citra yang terdapat dalam Google Earth, artinya bahwa, citra-citra untuk tahun tertentu saja yang terdapat di dalam Google earth.

Citra hasil download-an dengan menggunakan softwere Google satellite Maps Downloader ini cukup bagus. Artinya resolusi citra mampu dipertahankan sesuai citra aslinya. Namun perlu anda ketahui, hasil dengan cara saya ini tidak menghasilkan citra yang teregistrasi (belum ter-georefrence). Artinya, saya harus melakukan registrasi citra untuk menghasilkan citra yang telah teregistrasi.

Berikut adalah contoh hasil download citra menggunakan Google Satellite Maps Downloader yang pernah saya lakukan.

Cara Mendownload :

1. Pastikan Anda telah menginstal Softwere Google Maps Satelitter Downloader dan Google Earth

2. Cek jenis citra, tanggal perekamana (apakah telah sesuai dengan apa yg anda inginkan), dan Catat koordinat wilayah yang menjadi target di Google Earth, (batas atas (Lintang), batas bawah (Lintang), batas kiri (Bujur), dan batas kanan (Bujur)

3. Lalu buka softwere Google Maps Satelite Downloader-nya (pastikan koneksi internet anda berjalan dengan baik)

4. Maka proses downloading sedang berjalan, tunggu hingga proses donwload selesai (setiap threads selesai).

5. Setelah proses download selesai, maka langkah selanjutnya adalah melakukan combine images. Perlu diketahui bahwa proses download citra menggunakan softwere ini adalah dengan cara mengunduh gambar dengan ukuran kecil (utk mempertahankan resolusinya),  jika anda buka folder hasil download, maka anda akan mendapatkan ratusan atau bahkan ribuan image yang terkumpul/ter-unduh. Kemudian, dengan proses combine, image-image tersebut disatukan menjadi suatu citra yang utuh sesuai dengan wilayah yang anda kehendaki (proses mozaik). Cara melakukannya combine adalah :

– Klik Tools, kemudian pilih Combine.

– Kemudian, pilih atau browse project yang telah anda punya pada saat melakukan pendownload sebelumnya.

– Kemudian outputnya adalah berformat bmp. Maka proses combine akan berjalan.

Setelah selesai, maka anda punya citra quickbird yang belum teregistrasi dan berformat bmp (lokasi image hasil combine berada dalam folder bersamaan dgn kumpulan image-image kecil)

Maka proses selanjutnya adalah anda harus melakukan registrasi citra (meng-georeference-kan citra tersebut). Saya biasanya melakukan registrasi dengan menggunakan softwere Global Mapper, dimana lokasi dan koordinat dari setiap GCP-nya bersumber dari google earth.

Atau anda bisa menggunakan softwere lain untuk melakukan registrasi citra tersebut. Cara melakukan registrasi image dgn Global Mapper insyaallah akan saya jabarkan pada postingan selanjutnya.

Softwere pengolah data raster atau data citra satelit ENVI ini memang dilengkapi beberapa fitur unggulan bila dibandingkan dengan softwere-softwere pengolah data raster lainnya seperti Er-Mapper, Erdas, dll. Salah satu fiturnya yang bagi saya cukup menarik adalah fasilitas queue. Fasilitas Queue ini adalah fasilitas yang bisa memanage semua proses dalam satu waktu. Misalkan, anda sedang bekerja mengolah data citra, setelah melakukan pengolahan dan kemudian diproses tentunya dalam proses loadingnya membutuhkan waktu yang lama, apabila jika kita berbicara pengolahan citra dengan size data yang besar (citra resolusi tinggi dengan area yang luas atau citra dengan jumlah band yang banyak), butuh waktu lama untuk menunggu proses tersebut berakhir sedangkan anda juga harus mengolah citra atau melakukan step prosesing lainnya.

Solusinya adalah menggunakan fasilitas Queue di ENVI. Dengan menggunakan fasilitas queue ini, anda tinggal membuat beberapa perintah untuk melakukan prosesing, misalkan anda melakukan klasifikasi unsupervised untuk 10 citra yang berbeda, atau anda ingin melakukan perintah yang berbeda seperti Layer stacking, compute statistic, kemudian classification untuk satu citra, maka diakhir perintah, terdapat pilihan queue.

Kemudian lakukan lagi prosesing lainnya, dan pilih lagi queue, dan lakukan seterusnya sampai semua proses masuk dalam queue manager

Setelah proses sudah masuk ke dalam manager queue, maka anda tinggal mengaktifkan seluruh prosesnya pada manager queue. Langkahnya yakni Pilih File, kemudian Envi Queue Managemen.

Maka setelah itu, akan muncul kotak dialog ENVI Queue Manager. Dapat terlihat di atas, bahwa saya telah memasukkan 5 proses klasifikasi unsupervised untuk 5 citra berbeda ke dalam queue manager ini.

Langkah selanjutnya adalah tinggal melakukan Select All, hingga semua proses terblok, kemudian pilih Execute Selected. Maka proses pun akan berjalan.

Perlu dipertegas, langkah ini tidak mempercepat proses loading, lamanya proses loading akan sama saja. Langkah ini hanya untuk memanage proses loading yang dilakukan di akhir saja. Sehingga, setelah anda memasukkan prosesnya ke dalam queue manager, apabila bila proses tersebut sangat lama, maka anda bisa meninggalkan PC anda dan beristirahat sejenak sambil menunggu prosesnya selesai. Ini lebih baik, ketimbang anda harus menunggu prosesnya satu-satu, lalu mengaktifkan lagi, kemudian menunggu lagi, dan mengaktifkan prosesnya lagi.


Dalam sesi ini, saya mencoba memberikan tutorial mengenai ekstensi 3D analyst pada Arc GIs untuk menidentifikasi wilayah ketinggian. Kali ini, saya akan memberikan tutorial bagaimana cara mengekstrak data ketinggian dalam bentuk kontur (line), menjadi data raster kemudian di eksport menjadi data polygon ketinggian yang telah diklasifikasikan sesuai dengan klasifikasi yang kita inginkan.

Data dan topik sebenarnya saya dapatkan dari suatu penelitian (Ariasandi, Ade. Model Dinamik Wilayah Potensi Rob) dimana menggunakan data kontur Jakarta Utara dengan interval 1 meter. Sehingga, karena tingkat skala yang sangat detail dimana menggunakan kontur dengan interval 1 meter tersebut, maka hasil analisis wilayah potensi rob pun akan semakin detail.

Secara umum, untuk mengidentifikasi wilayah potensi ROB, dibutuhkan data wilayah ketinggian, sistem drainase, serta data ketinggian air pasang ROB. Namun, dalam sesi ini, kita hanya akan mencoba mem-build wilayah ketinggian Jakarta Utara saja dengan klasifikasi beda tinggi yang sangat kecil, yakni klasifikasi wilayah dengan beda tinggi 20 cm atau wilayah yang dilihat dari konteks ketinggian wilayahnya berpotensi terkena banjir ROB.

Jika tertarik, silahkan download tutorialnya di sini

membuat wilayah ketinggian dengan ArcGis.pdf

atau dari link ini

TUTORIAL MEMBUAT PETA KETINGGIAN WILAYAH DENGAN ARC GIS.rar

Bagi teman-teman yang mengikuti mata kuliah APSIG 2, silahkan anda bisa mendownload data shapefile wilayah ketinggain yang telah saya buat untuk seluruh wilayah Jakarta Utara (termasuk wilayah potensi ROB dengan skenario banjir ROB 1 meter) beserta data landuse Jakarta Utara.

Karena tugas di berikan untuk setiap kelompok satu grid, saya sudah buatkan masing-masing grid. Karena seluruh kelompok di bagi menjadi 5, maka saya membagi habis administrasi Jakarta Utara menjadi 5 grid. Masing-masing grid dikerjakan 1 kelompok, dan Kelompok 1 (Grid 1) dimulai dari absen pertama seterusnya berurut hingga absen terakhir untuk Kelompok 5 (Grid 5) (silahkan cek di daftar absen).

Download shp wil. Ketinggian DKI jak, landuse, dan grid kelompok.rar

Berdasarkan dari permintaan seorang teman, maka saya memberikan tutorial mengenai memasukkan data koordinat ke dalam arc view secara manual.

Mungkin anda pernah menemukan problem dimana anda telah mengeplot titik-titik dalam gps dan anda bermaksud untuk memasukkannya ke dalam softwere GIS seperti Arc vIew, kemudian anda tidak memiliki kabel data, atau anda tidak memiliki softwere pengkonversi data GPS ke data softwere GIS di PC atau laptop anda.

Maka anda bisa memasukkannya secara manual, yakni caranya adalah dengan mencatat semua kordinatnya ke dalam Excel dan menyimpannya sebagai database (*dbf), kemudian dibuka di softwere Arc View dan ditampilkan dalam bentuk titik dan dikonversi ke dalam format shp.

Ingin mencoba langkah manual tersebut??

Tapi ini tidak disarankan untuk data yang dalam jumlah banyak, karena akan sangat melelahkan untuk mengetiknya dalam Excel

Berikut adalah tutorial lengkapnya, silahkan didownload dalam link di bawah ini

Cara memasukkan Koordinat dan menampilkannya dalam bentuk titik/point dalam Arc View secara manual.rar

atau disini

Cara memasukkan Koordinat dan menampilkannya dalam bentuk titik.pdf

Bersyukurlah kita dengan kehadiran Google Earth. Google Earth tak hanya sekedar digunakan untuk mencari lokasi atau memperlihatkan kenampakan visual suatu wilayah dari langit semata, namun fitur-fitur di dalamnya mempermudah kita dalam melakukan mapping dengan baik karena beberapa citra beresolusi tinggi terdapat di dalam Google Earth. Selain itu, Google Earth mempunyai akses kepada softwere-softwere GIS lainnya. Beberapa ekstensi baru pun bermuncul untuk melakukan link dari softwere GIS kepada Google earth sehingga mempermudah kita dalam melakukan analisis spasial suatu wilayah dengan bantuan visualisasi wilayah sangat detail dari google earth.

Kali ini, kita akan belajar bagaimana melakukan mapping atau digitasi dari Google Earth yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam softwere Gis. Beberapa softwere yang dibutuhkan adalah tentunya Google Earth, Global Mapper, Arc GIS maupun Arc View. Langkah awal yakni digitasi di dalam Google Eearth, kemudian hasil digitasi disimpan dalam bentuk kml data (*kml/kmz). Kemudian dengan bantuan Global Mapper, kita akan mengkonversi/mengekspor dari kml/kmz menjadi data shapefile untuk bisa ditampilkan dan diolah dalam softwere GIS.

Kelebihan cara ini adalah, anda dapat mempertahankan informasi atribut dari setiap feature yang telah anda buat dalam Google Earth.

Untuk mempelajarinya, silahkan download tutorial yang telah saya buat pada link di bawah ini

TUTORIAL DIGITASI DI GOOGLE EARTH DAN KONVERSI/EKSPOR KE DALAM SHAPEFILE (SHP).rar

Oleh: ardiansyah | Agustus 11, 2010

TUTORIAL MODEL HIDROLOGI ARC GIS

Salah satu ekstensi dalam Arc Gis yang sering digunakan dalam mengolah data dan informasi spasial untuk bidang hidrologi dan geomorfologi adalah Hydrology Model. Anda dapat menggunakan tools Hydrology model yang terdapat pada salah satu ektensi Spatial Analyst di dalam Arc Gis. Kemampuan model hydrologi Arc Gis ini antara lain :

–         Membuat DEM

–         Pembuatan DAS

–         Membuat informasi spasial aliran air

–         Menghitung Akumulasi Aliran

–         Membuat jaringan sungai beserta informasi ordenya secara otomatis

Data yang dibutuhkan untuk membuat model hidrologi ini hanya data ketinggian yang kemudian diolah menjadi DEM. Data raster DEM tersebutlah yang menjadi data dasar dalam mengolah model hidrologi tersebut. Yang paling mengesankan dari model hidrologi ini adalah, pada saat kita menggunakan interative tools, dimana saat kita menggunakan rain drop atau menu untuk menentukan lokasi jatuhnya hujan, maka secara otomatis arc gis akan menginformasikan ke mana aliran dari air hujan tersebut akan mengalir.

Untuk mempelajari model hidrologi pada Arc Gis tersebut, maka saya telah siapkan 2 modul tutorial yang memberikan cara untuk menjalankan ekstensi model hidrologi pada softwere Arc Gis tersebut. Mohon maaf, karena tutorialnya masih berbahasa inggris (tidak seperti biasa) dikarenakan saya rasa tutorial tersebut cukup jelas dan mudah dipelajari serta mudah dimengerti. Selain 2 tutorial, terdapat juga folder ekstensi Visual Basic yang merupakan ekstensi untuk mengaktifkan interative tools. Mungkin bagi anda yang belum teristal Arc Gis-nya secara sempurna, anda bisa menambahkan ekstensi dengan cara :

Tools, kemudian pilih customize

Kemudian pada kotak customize, pilih add from file

Kemudian cari folder visual_basic tersebut, kemudian pilih esrihydrology_v2.dll, kemudian Open

Tutorial beserta ekstensi interactive tools untuk model hydrologi tersedia di bawah ini

Download tutorial model hydrologi.rar

—–SELAMAT MENCOBA———-

Salah satu ekstensi dalam Arc Gis yang sering digunakan dalam mengolah data dan informasi spasial untuk bidang hidrologi dan geomorfologi adalah Hydrology Model. Anda dapat menggunakan tools Hydrology model yang terdapat pada salah satu ektensi Spatial Analyst di dalam Arc Gis. Kemampuan model hydrologi Arc Gis ini antara lain :

Membuat DEM

Pembuatan DAS

Membuat informasi aliran air

Menghitung Akumulasi Aliran

Membuat jaringan sungai beserta informasi ordenya secara otomatis

Data yang dibutuhkan untuk membuat model hidrologi ini hanya data ketinggian yang kemudian diolah menjadi DEM. Data raster DEM tersebutlah yang menjadi data dasar dalam mengolah model hidrologi tersebut. Yang paling mengesankan dari model hidrologi ini adalah, pada saat kita menggunakan interative tools, dimana saat kita menggunakan rain drop atau menu untuk menentukan lokasi jatuhnya hujan, maka secara otomatis arc gis akan menginformasikan ke mana aliran dari air hujan tersebut akan mengalir.

Untuk mempelajari model hidrologi pada Arc Gis tersebut, maka saya telah siapkan 2 modul tutorial yang memberikan cara untuk menjalankan ekstensi model hidrologi pada softwere Arc Gis tersebut. Mohon maaf, karena tutorialnya masih berbahasa inggris (tidak seperti biasa) dikarenakan saya rasa tutorial tersebut cukup jelas dan mudah dipelajari serta mudah dimengerti. Selain 2 tutorial, terdapat juga folder ekstensi Visual Basic yang merupakan ekstensi untuk mengaktifkan interative tools. Mungkin bagi anda yang belum teristal Arc Gis-nya secara sempurna, anda bisa menambahkan ekstensi dengan cara :

Tools à customize

Kemudian pada kotak customize, pilih add from file

Kemudian cari folder visual_basic tersebut, kemudian pilih esrihydrology_v2.dll, kemudian Open

Tutorial beserta ekstensi interactive tools untuk model hydrologi tersedia di bawah ini

Download tutorial model hydrologi.rar

—–SELAMAT MENCOBA———-

Oleh: ardiansyah | Agustus 7, 2010

CARA MENDOWNLOAD CITRA LANDSAT GRATIS DARI USGS

Kali ini saya akan memberikan tutorial bagaimana cara untuk mendownload citra landsat secara gratis. Citra landsat hingga saat ini dapat anda dapatkan secara gratis melalui situs United State Geologi Survey (USGS) maupun situs Global Land Cover Facility (GLCF )

Namun saya lebih prefer mendownload dari situs USGS, karena sistem koordinat path/row citra landsat diberikan secara otomatis, dan hasil download (bentuk kompresan *zip/rar) lengkap untuk keseluruhan band yang terdapat dalam citra tersebut. Namun, kelemahannya adalah kapasitas download yang sangar besar dan hasil downloadnya satu kesatuan besar (keseluruhan band dan komponen-komponennya), sedangkan mendownload dari GLCF, kita bisa mendownload band-band secara terpisah (sehingga bagi anda yang memiliki koneksi yang lemah, saya sarankan untuk mendownload dari GLCF), namun jika mendownload dari GLCF, kita harus mengetahui koordinat (path/row) citra yang akan kita download, sehingga merepotkan kita.

Adapaun citra landsat yang tersedia lengkap dari tahun 97 ke atas, namun karena kualitas citra landsat 7 ETM dari tahun 2003 ke tahun selanjutnya sangat buruk, maka direkomendasikan untuk mendownload citra landsat untuk tahun-tahun sebelum tahun 2003.

MENDOWNLOAD GRATIS CITRA LANDSAT DARI USGS.pdf

Oleh: ardiansyah | Juli 25, 2010

Download Gratis Kontur Pulau Jawa

Data kontur amat sangat bermanfaat, karena dengan hanya bermodalkan data tersebut, anda bisa membuat data spasial ketinggian, kemiringan lereng, potensi longsor, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, saya telah meng-generate data kontur dengan interval 25 m dengan harapan data tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Data kontur ini tentunya bermanfaat mungkin sebagai data penunjang untuk melakukan latihan penggunaan softwere GIS maupun data pendukung penelitian.

data kontur ini bersumber dari data citra aster GDEM yang beresolusi 30 m dengan format shapefile (shp). Pada postingan sebelumnya, saya sudah memberikan langkah-langkah bagaimana cara mendownload citra aster gdem.

Kemudian pada postingan sebelumnya, saya juga sudah menjelaskan bagaimana cara membuat data kontur dari data citra satelit ASTER GDEM tersebut. Oleh karena itu, sebenarnya anda juga bisa membuat kontur sendiri dengan panduan tutorial yang telah saya sediakan. Citra satelit aster GDEM  telah disediakan untuk seluruh muka bumi, dan anda bisa mendownload dan bahkan mengolahnya menjadi kontur. Namun proses untuk membuat/meng-generate kontur tersebut sangat lama bila wilayahnya sangat luas dengan topografi heterogen disertai interval kontur yang kecil.

Untuk menggenerate kontur Pulau Jawa dari aster GDEM yang telah saya lakukan telah  menghabiskan waktu 14 jam. Namun kini saya bagikan secara cuma-cuma buat anda hasil generate kontur tersebut. Semoga data tersebut dapat bermanfaat.

Download kontur jawa gratis

Older Posts »

Kategori