Pada kesempatan kali ini, mungkin saya tidak sedang membahas mengenai tutorial atau langkah-langkah pengoperasian softwere apapun. Karena masih dalam rangka suasana libur kuliah *lho??…, maka kali ini, saya hanya mengulas atau me-review balik mengenai satu film yang membuat saya tertarik dan mungkin penasaran setengah mati..alah… atau bagi anda-anda yang suka melakukan suatu perjalanan/ travel atau penikmat landscape, pasti anda menyukai film yang merupakan produksi dari NATIONAL GROGRAPHIC ini.
Pada hari sabtu, 29 januari 2011, saya berjalan-jalan bersama pacar saya (*sebut saja bunga) ke MargoCity, DEPOK. Bingung mw nonton film apa, tapi sang pacar memilihkan saya suatu film yang mungkin pilihannya dilandasi karena sudah bingung mw nonton apa lagi, krn semua film sudah ditonton (*bukan bermaksud sombong..hehe, tp karena kami berdua memang suka/hobi nonton..hehehe). Pada kali itu, kami menonton film berjudul The Way Back.
Yang membuat saya tertarik, ada tulisan National Geographic pada poster film tersebut. Di benak muncul pertanyaan, film dokumenter kah?wah, bakal membosankan ini…tapi karena saya pria yang mengharagai pilihan sang pacar, alah..jadi saya mencoba menikmati film tersebut.
Film ini menceritakan mengenai suatu perjalanan segerombolan pelarian penjara Gulac Siberia menuju suatu kebebasan. Awalnya mirip kisah prison break, menyetting sebuah pelarian dari penjara kemudian setelah berhasil melakukan pelarian, nah disinlah awal mula perjalanan yang sangat amat membuat saya berkesan.
Dalam film ini, yang membuat saya berkesan adalah landscape atau bentang alam yang dilaluinya. Memang, National Geographic membuat film dimana pasti menyuguhkan bentang alam bumi yang eksotis. Berikut adalah beberapa tempat yang menarik yang terdapat dalam film ini:
1. Penjara Gulac.
Ini adalah awal kisah perjalanan di mulai. Penjara Gulac, Siberia ini terdapat di Rusia, dan merupakan salah satu penjara mematikan di sana. Sebenarnya kamp-kamp Gulac tersebar di seluruh Rusia. Kebanyakan kamp-kamp Gulag ditempatkan di daerah-daerah yang sangat terpencil di timur laut Siberia (kumpulan yang paling terkenal adalah Sevvostlag ( Kamp-kamp Timur Laut) di sepanjang Sungai Kolyma dan Norillag dekat Norilsk) dan di bagian-bagian tenggara Uni Soviet, terutama di stepa-stepa Kazakhstan (Luglag, Steplag, Peschanlag). Semua ini adalah wilayah-wilayah yang luas dan tidak berpenghuni dan tidak memiliki jalan-jalan (malah, pembangunan jalan-jalan itu sendiri ditugaskan kepada para tahanan dari kamp-kamp yang mendapat tugas khusus membangun jalan-jalan kereta api) atau sumber-sumber makanan, tetapi kaya degan mineral dan sumber-sumber alam lainnya (misalnya kayu). Namun, kamp-kamp ini umumnya menyebar di seluruh Uni Soviet, termasuk di bagian-bagian Eropa dari Rusia, Belarus, dan Ukraina. Ada pula sejumlah kamp yang terletak di luar Uni Soviet, diCekoslowakia, Hongaria, Polandia, dan Mongolia, yang semuanya berada di bawah kontrol langsung Gulag.
Wilayah di sepanjang Sungai Indigirka dikenal sebagai Gulag di dalam Gulag. Pada 1926, desa Oimiakon (Оймякон) di wilayah ini mencatat rekor temperatur terendah −71.2 °C dan ditempat inilah menurut saya tempat janusz dan kawan2 ditahan.(sotoy..hehehe)
Ini beberapa foto2 yang saya dapatkan mengenai sisa-sisa penjara Gulac saat ini:
Sumber : http://planetoddity.com/stalins-gulag-prison-the-worlds-deadliest-prison-of-all-times/
Penjara Gulac resmi ditutup tahun 1953.
2. Danau Baikal
Lokasi kedua adalah Danau Baikal. Dalam kisah perjalanan tersebut, janusz dkk sejenak beristirahat beberapa hari di sekitar daerah ini untuk mengumpulkan perbekalan makanan untuk melanjutkan perjalanannya.
Danau Baikal juga dikenal sebagai ”mata biru Siberia”, terletak di selatan Siberia dekat perbatasan Rusia-Mongolia. Terkenal sebagai danau terdalam di dunia dengan kedalam maksimum 1.642 meter (5.369 ft). Danau Baikal merupakan danau besar dengan ekosistem besar di aman lebih dari 1.700 spesies flora dan fauna yang hidup; dua pertiga dari mereka hanya akan ditemukan di sini. Sepernuhnya dikelilingi oleh pegunungan terjal dan hutan lebat, danau ini memiliki usia diperkirakan 25-30 juta tahun, menjadikannya salah satu danau paling kuno dalam sejarag geologi.
3. Gurun Gobi
Gurun Gobi adalah sebuah kawasan gurun yang sangat besar di Republik Rakyat Cina dan bagian selatan Mongolia. Cekungan padang pasir Gobi dibatasi oleh Pegunungan Altai serta padang rumput Mongolia di sebelah utara, oleh dataran tinggi Tibet di sebelah barat daya , dan oleh dataran Cina Utara di sebelah tenggara. Dalam Bahasa Mongolia, kata Gobi berarti “sangat besar dan kering”. Gobi terdiri dari beberapa kawasan geografis serta ekologis yang unik, didasarkan pada perbedaan iklim dan topografi. Gurun ini merupakan yang terbesar di Asia.
Di Gurun Gobi terdapat bukit berpasir dan di gurun tersebut terdapat dataran tandus kerikil yang luas dan berbagai macam singkapan batu. Suhu mencapai 40 ° C. di musim panas, dan -40 di musim dingin. Curah hujan rata-rata kurang dari 100 mm per tahun, sedangkan beberapa daerah hanya mendapatkan hujan sekali setiap dua atau tiga tahun. Angin kencang hingga 140 km / jam membuat perjalanan berbahaya pada musim semi dan musim gugur.
Peta Gurun Gobi
The khongryn Els dunes stretch forever
Formati sand dunes di Gurun Gobi (Khongoryn Els (singing dunes) Omngobi Aimag)
Salju dapat turun di padang gurun Gobi pada awal2 September, namun jarang sekali terjadi
4. Pegunungan Himalaya
Pegunungan Himalaya adalah salah satu contoh pegunungan yang terbentuk dari proses Konvergen lempeng benua—benua (Continental—Continental). Pegunungan ini terbentuk dari konvergensi antara Lempeng India dan Lempeng Eurasia.
Pegunungan Himalaya adalah area pegunungan tertinggi dan tersulit di dunia. Dibandingkan empat belas puncak tertinggi di dunia, tidak ada yang lebih terkenal dibandingkan Gunung Everest, bahkan disetarakan dengan perjuangan luar biasa manusia melawan alam. Peta dari pegunungan Himalaya menunjukkan bahwa gunung-gunungnya terbentang melintasi enam negara yang terpisah-pisah, namun banyak puncak utama berada di perbatasan Tibet ke barat, dimana di sana akan bertemu dengan Nepal. Di sini Anda akan menemukan dua gunung yang paling terkenal, gunung Himalaya dan K2, yang terakhir dipandang jauh lebih sulit didaki. Meskipun peta pegununan Himalaya menunjukkan beberapa puncak ada di tanahChina, puncak berawan di Xinjang sebenarnya hanya beberapa ribu lebih pendek dari gunung Everest.
Bagi mereka yang mampu mendaki pendakian-pendakian pendek, ada ribuan danau tenang yang dapat ditemukan di pegunungan Himalaya, yang terbesar adalah Pangong, dan terletak di perbatasan Nepal-China. Bagaimanapun hanya sedikit jalur pendakian menuju Himalaya yang diijinkan untuk didaki. Jalur yang paling mudah (tentunya ini relatif sekali) adalah cabang-cabang dari Jalur Sutera, jalan setapak Jelep Ja dan Nathu La.
Pegunungan Himalaya
Januzs dan kawan2 yg sedang beristirahat di bebatuan bersalju himalaya
Mencoba membuat peta rute perjalannya versi saya. Inilah rutenya :

Setelah saya hitung menggunakan softwere GIS, rute versi saya ini berjarak 3.745 mil..bayangkan rute sejauh itu ditempuh dgn berjalan kaki dan dengan peralatan seadanya melewati iklim ekstrim seperti dinginnya musim dingin di wilayah utara dan panasnya gurun gobi.
Jika anda berminat mendownload rute versi saya ini, saya sediakan link download rutenya (format kml), dapat dibuka di Google Earth maupun di Global Mapper.
Yang pasti, kisah perjalanan ini mirip seperti perjalanan mengambil kitab suci, bedanya, kalo Kera Sakti dan Biksu Tong ke barat dan melawan siluman-siluman, sedangkan Janusz dkk ke selatan melewati kondisi iklim yg ekstrim.
Mungkin, anda mempunyai rute sendiri yang mungkin bisa di share di sini atau saran untuk memperbaiki rute yang saya buat, silahkan didiskusikan di sini.
*Special thanks for my hunny, karena telah merekomendasikan film yang amat sangat bagus buat aku ^ ^































